Sesuai dengan namanya, makanan ini merupakan kuliner khas kota Madura, Jawa Timur. Penjualnya pun umumnya warga asli Madura. Salah satu ciri khas makanan ini adalah penggunaan santan yang cukup banyak dibandingkan jenis bubur kacang hijau lain, sehingga rasa santannya (gurih) cukup dominan. Hal lain yang menjadi ciri khas makanan ini adalah penyajiannya selain dalam keadaan hangat juga dapat disajikan dengan tambahan es serut dan sirup.
Es bubur kacang hijau Madura ini bisa ditemukan di setiap pinggiran kota Jogja. Apakah es ini asli dari Madura? tidak ada yang tahu persis namun kebanyakan penjual es ini adalah asli orang Madura. Meskipun di Jogja sangat banyak warung kaki lima burjo (bubur kacang ijo) namun warung ini memiliki ciri khas sendiri. Warung ini dapat dikenali dari warna kain penutup gerobak yang menjadi basis penjualannya. Warna kuning dengan tulisan besar ‘Sedia Es Bubur Kacang Hijau’ merupakan ciri utama dari warung ini. Warung ini buka sekitar pukul 4 sore sampai pukul 11 malam. Tempat jualannya berupa gerobak dorong yang terdapat 2 buah panci besar berisi kacang hijau yang selalu hangat.
Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat bubur kacang hijau Madura adalah kacang hijau, ketan putih, ketan hitam, air santan, dan roti tawar. Santan merupakan bahan baku yang tidak tahan lama (maksimum satu hari) sehingga santan yang telah dibuat sebaiknya habis salam satu hari atau dibuang saja. Sebaliknya, untuk bubur kacang hijau dan ketan hitam dapat bertahan maksimum dua hari. Jika tersisa bubur dapat dimasukkan ke lemari pendingin kemudian dipanaskan sebelum dijual kembali. Namun, sebaiknya bubur yang dijual benar-benar dibuat pada hari yang sama agar kualitasnya baik.
Penjual bubur kacang hijau Madura umumnya mangkal atau menetap. Lokasi yang dapat dipilih antara lain pusat keramaian atau pusat jajanan. Bahkan di beberapa tempat justru berada di persimpangan atau di pinggir jalan yang ramai. Ditandai dengan berkumpulnya penjual makanan dan minuman. Lokasi lain yang bisa dijadikan tempat beerjualan adalah parkiran kios, ruko, atau toko yang tutup pada malam hari. Biasanya harga sewa lokasi berkisar Rp.100.000-Rp.250.000.
Perlengkapan yang dipakai dalam menjalankan usaha bubur kacang hijau Madura ini antara lain gerobak, panci berukuran kecil dan besar, serta kompor untuk membuat dan menghangatkan bubur. Peralatan makan dan minum seperti mangkuk, sendok, dan gelas harus disediakan dalam jumlah yang banyak karena biasanya lebih banyak pembeli yang makan di tempat. Selain itu juga bangku kayu atau kursi plastik juga dapat disediakan dengan jumlah dan luasan yang sesuai dengan tempat berjualan. Dan untuk resiko dalam menjalankan usaha ini antara lain sedikitnya jumlah pembeli. Untuk itu, ketepatan dalam memilih lokasi berjualan merupakan salah satu kunci keberhasilan menjalankan usaha ini.
0 komentar: on "Pulennya Es Bubur Kacang Hijau Madura"
Posting Komentar